Manifesto Internet Merdeka

Ketersediaan koneksi internet haruslah disertai dengan kemerdekaan mengakses konten yang ada didalamnya.

Benar, bahwa tidak seluruh materi yang tersebar dalam berbagai website sesuai dan atau aman bagi pengunjungnya. Maka dari itu, sensor tetaplah diperlukan. Namun sensor yang bagaimana? Sensor yang mandiri, sensor yang dilakukan atas keputusan pribadi, dan sensor yang telah mendapat kesepakatan bersama dari suatu komunitas. Model sensor mandiri dapat ditempuh melalui penggunaan DNS alternatif (seperti OpenDNS), atau berbagai perangkat lunak penunjang keamanan/penyaringan situs. Intinya bahwa kontrol penuh terhadap pemblokiran harus tetap ada di tangan pengguna.

Sedangkan sensor yang bersifat tersentral, seperti sensor yang dilakukan pada level ISP misalnya, atau sensor yang tidak menyediakan opsi apapun bagi para penggunanya, apalagi sensor yang dikelola oleh otoritas yang tidak memiliki transparansi serta prosedur pemilahan yang jelas, hanya akan membatasi hak akses pengguna internet. Singkat kata : merugikan!

Sensor-sensor yang dijalankan sepihak oleh sebuah otoritas/negara sangat rawan berujung pada kesalahan. Misal ketidakjelian klasifikasi situs ke dalam kategori pornografi, atau penilaian konten tanpa standar baku sehingga menimbulkan keputusan sensor yang tidak konsisten juga otoriter. Apabila hal ini terjadi, pengguna internet harus menempuh prosedur pelaporan yang panjang guna mengoreksi kesalahan tersebut. Seringkali prosedur pelaporan kesalahan sensor ini terlampau berbelit dan tidak membuahkan hasil.

Internet Merdeka (internetmerdeka.org) adalah layanan nonprofit milik Jejaring.org yang didirikan demi menyediakan solusi supaya organisasi nirlaba dapat mengakses konten yang terblokir. Baik terblokir karena kesalahan klasifikasi situs, ketidakjelasan keputusan sensor, dan hal lain yang sejenis.

Internet Merdeka mengelola proxy server, vpn server, DNS server, dan juga TOR exit node. Sarana ini, khususnya proxy dan VPN, diberikan khusus bagi organisasi nirlaba yang memerlukan. Seluruhnya gratis. Tanpa biaya. Segala kemudahan ini disediakan demi membuka akses yang terkendala.